guys... silahkan di copast kode nya :)
Linkin Park - What I've Done
<a href="http://divine-music.info" target="_blank"><img src="http://divine-music.info/images/dmmusicbar.gif" border="0" alt="divine-music.info"></a><br>
<a href="http://divine-music.info" target="_blank"><img src="http://divine-music.info/images/dmlogo.gif" border="0" alt="divine-music.info"></a>
<br><br><b>
<a target="_blank" title="Divine-Music.info" href="http://www.divine-music.info">divine-music.info</a></b><br>
<EMBED SRC="http://divine-music.info/musicfiles/Linkin Park - Transformers Soundtrack - 01 - What Ive Done.swf" AUTOSTART="TRUE" LOOP="TRUE" WIDTH="1" HEIGHT="1" ALIGN="CENTER"></EMBED>
Linkin Park - Breaking The Habit
<a href="http://divine-music.info" target="_blank"><img src="http://divine-music.info/images/dmmusicbar.gif" border="0" alt="divine-music.info"></a><br>
<a href="http://divine-music.info" target="_blank"><img src="http://divine-music.info/images/dmlogo.gif" border="0" alt="divine-music.info"></a>
<br><br><b>
<a target="_blank" title="Divine-Music.info" href="http://www.divine-music.info">divine-music.info</a></b><br>
<EMBED SRC="http://divine-music.info/musicfiles/Linkin Park - Breaking The Habit.swf" AUTOSTART="TRUE" LOOP="TRUE" WIDTH="1" HEIGHT="1" ALIGN="CENTER"></EMBED>
Linkin Park - Leave Out All The Rest
<a href="http://divine-music.info" target="_blank"><img src="http://divine-music.info/images/dmmusicbar.gif" border="0" alt="divine-music.info"></a><br>
<a href="http://divine-music.info" target="_blank"><img src="http://divine-music.info/images/dmlogo.gif" border="0" alt="divine-music.info"></a>
<br><br><b>
<a target="_blank" title="Divine-Music.info" href="http://www.divine-music.info">divine-music.info</a></b><br>
<EMBED SRC="http://divine-music.info/musicfiles/Linking Park - Leave Out All The Rest.swf" AUTOSTART="TRUE" LOOP="TRUE" WIDTH="1" HEIGHT="1" ALIGN="CENTER"></EMBED>
ini aku annisa,menurut saya mebuat orang lain tersenyum melihat tulisan saya lebih indah rasanya di banding melihat tingkah saya ,saya annisa dan kalian adalah inspiration saya..:)
Rabu, 15 April 2015
Senin, 13 April 2015
lanjutan cerbung (setetes air mata di dasi abu-abu
cerbung chapter 1
Secret admirer
Khwarizmi berlari secepat mungkn yang ia bisa menjauhi gerbang tinggi bercat hitam itu,sambil sesekali wajah nya menoleh ke belakang untuk memastikan apakah pemilik suara itu membuntuti nya atau tidak.
jarum jam pagi ini, menunjukan waktu 07.00 khwarizmi masih terlelap di kasur panjang nya itu. Seperti biasa nya sehabis shalat tahajjd lalu menunggu subuh dan melanjutkan shalat subuh di masjid dekat rumah. Itu memang kebiasaan Khwarizmi setiap hari nya. karna umi nya selalu mengancam jikalau ia lalai dalam ibadah nya, beliau tidak segan-segan mengambil semua fasilitas secara paksa.dan wajar saja Khwarizmi melakukan semua kewajiban yang di jadwalkan umi nya setiap pagi buta itu dengan alasan takut semua fasilitas yang ia punya hilang dalam sekejap.
“masyaallah nak ! lihat jam nak… lihat jam” (teriak umi nya dari, dari arah pintu yang sedikit terbuka)
“hmm iya mi,tenang saja khwariz sudah bangun koq” (sahut khwariz berbohong)
tangan kanan khwariz, mengusap wajah kantuk nya lalu mata nya mengerjap-ngerjap melihat jam tangan anti air nya itu yang menempel di tangan kiri nya dan selalu ia pakai dimanana pun itu.
“allamak… !!” (teriak Khwarizmi spontan setelah melihat jam tangan nya itu)
tidak butuh waktu lama,Khwarizmi menundudukan badan nya lalu secepat kilat bergegas melesat kearah kamar mandi. Tidak membutuhkan waktu panjang untuk khwariz mempersiapkan diri.
“umi khwariz berangkat dulu ya” (teriak nya dari arah pintu depan)
umi nya yang sudah hafal prihal kegiatan khwariz setiap pagi hanya menggelengkan kepala. Khwariz memang sudah terbiasa telat seperti itu,umi nya juga sudah sering sekali mengingat kan anak lelaki satu-satu nya itu. Namun tetap saja. Ia mengulang kesalahan nya itu dengan tidur lagi sehabis jama’ah di masjid dan membuat khwariz telat untuk kesekiaan kali nya.
sesampainya di depan gang rumah nya,dengan mata yang membidik setiap mini bus yang berlalu lalang di hadapan nya itu, khwariz merapikan dasi biru dongker yang sebenar nya baik-baik saja dan rapih. Dan beberapa menit kemudian kedua bola mata nya berhenti di mini bus berwarna kuning keemasan. Lalu dengan cekatan ia memberhentikan bus itu dan bergegas naik. Suasana di mini bus sangat pengap,Khwarizmi lebih memilih berdiri di depan pintu mini bus non AC itu,remaja itu terlihat tampan ketika rambut nya terhembus angin yang terlahir karena mini bus yang melesat kencang. Dan tak lama kemudian mini bus berhenti di gerbang tinggi bercat hitam itu.
khwariz menelan ludah dengan payah. Tangan kanan ia mainkan dengan cara memasukan dan mengeluarkan nya dari saku celana panjang nya.kelopak mata yang terlihat seperti orang terkejut ketika melihat satpam yang membelakangi nya itu. Dagu Khwarizmi mengeras,,mau tidak mau khwariz harus masuk kedalam sana dan belajar bersama teman-teman nya. selangkah demi langkah khwariz mendekati gerbang tinggi itu dengan pasti. Namun belum sempurna langkah nya untuk masuk ke dalam gerbang itu Khwariz memberhentikan langkah nya. Ada suara yang seperti nya memanggil dari satu arah.
“sst.. heh” (suara itu sedikit remang memanggil khwariz).
khwariz menoleh,ke kanan ke kiri tapi tidak ia temukan seorang pun yang memanggil nya
“woi,ane di belakang pohon” (suara itu terdengar lagi, tapi kali ini khwariz menemukan remaja yang sedang berdiri di belakang pohon).
khwariz menatap gerbang bercat hitam untuk kesekiaan kali nya untuk memastikan apakah satpam itu sudah melihat nya apa masih membelakangi nya. dan untung saja satpam itu masih lengah akan keberadaan Khwarizmi yang sebenarnya sedari tadi sedang gugup berdiri beberapa lagkah dari gebang sekolah.tanpa fikir panjang khwariz melangkah mendekati teman sebaya nya yang sepertinya nya nasib yang sama dengan khwariz yaitu “telat”.
“heh ngapain lo disini? Lo telat juga?”
(Tanya khwariz memulai perbincangan dan mengambil posisi di belakang pohon yang berbeda dengan teman sebaya nya itu).
“hmm iya, tapi ane takut masuk kedalam,emang ente berani?” (ujar remaja beralis tebal itu)
“ahahahah.. pasti lo baru pertama kali ya telat ? keliatan banget tampang takut nya” (ejek Khwarizmi sambil menepuk bahu teman yang baru ia kenal itu).
“by the way nama lo siapa? Koq kayak nya wajah lo asing sih?” (lanjut khwariz)
“owh iya nama gue muhammad daffa biasa nya sih di panggil daffa” (sambil menjulurkan tangan kanan nya ke arahh khwariz)
“ bersih gak nih?” (Tanya khwariz sambil menyipitkan mata nya yang tak sipit ke arah tangan daffa)
daffa yang melihat tingkah Khwarizmi mengerinyitkan dagu.
“kidding kali, serius banget” (bisik khwariz )
mereka berdua pun saling bertukar senyum,dan melupakan masalah mereka yang sebenar nya telat masuk sekolah.dan tanpa mereka sadari mereka sedang di perhatikan oleh seseorang.
“hai nak,itu siapa yang berdiri di belakang pohon” (seru seseorang yang memiliki suara yang lumayan berat)
khwariz dan fadlan saling melihat satu sama lain, tanpa fikir panjang mereka berdua mengambil seribu langkah alias berlari dan melangkah jauh dari tempat persembunyiaan nya yang sudah di ketahui oleh pemilik suara berat itu. Fadlan melihat seseorang yang memanggil mereka tadi dan tersenyum kecil lalu merangkul khwariz dengan cekatan. Khwariz berlari secepat mungkin yang ia bisa ,menjauhi gerbang tinggi bercat hitam itu sambil sesekali wajah nya menoleh kebelakang untuk memasitkan apakah sang pemilik suara Itu membuntuti nya atau tidak.
Secret admirer
Khwarizmi berlari secepat mungkn yang ia bisa menjauhi gerbang tinggi bercat hitam itu,sambil sesekali wajah nya menoleh ke belakang untuk memastikan apakah pemilik suara itu membuntuti nya atau tidak.
jarum jam pagi ini, menunjukan waktu 07.00 khwarizmi masih terlelap di kasur panjang nya itu. Seperti biasa nya sehabis shalat tahajjd lalu menunggu subuh dan melanjutkan shalat subuh di masjid dekat rumah. Itu memang kebiasaan Khwarizmi setiap hari nya. karna umi nya selalu mengancam jikalau ia lalai dalam ibadah nya, beliau tidak segan-segan mengambil semua fasilitas secara paksa.dan wajar saja Khwarizmi melakukan semua kewajiban yang di jadwalkan umi nya setiap pagi buta itu dengan alasan takut semua fasilitas yang ia punya hilang dalam sekejap.
“masyaallah nak ! lihat jam nak… lihat jam” (teriak umi nya dari, dari arah pintu yang sedikit terbuka)
“hmm iya mi,tenang saja khwariz sudah bangun koq” (sahut khwariz berbohong)
tangan kanan khwariz, mengusap wajah kantuk nya lalu mata nya mengerjap-ngerjap melihat jam tangan anti air nya itu yang menempel di tangan kiri nya dan selalu ia pakai dimanana pun itu.
“allamak… !!” (teriak Khwarizmi spontan setelah melihat jam tangan nya itu)
tidak butuh waktu lama,Khwarizmi menundudukan badan nya lalu secepat kilat bergegas melesat kearah kamar mandi. Tidak membutuhkan waktu panjang untuk khwariz mempersiapkan diri.
“umi khwariz berangkat dulu ya” (teriak nya dari arah pintu depan)
umi nya yang sudah hafal prihal kegiatan khwariz setiap pagi hanya menggelengkan kepala. Khwariz memang sudah terbiasa telat seperti itu,umi nya juga sudah sering sekali mengingat kan anak lelaki satu-satu nya itu. Namun tetap saja. Ia mengulang kesalahan nya itu dengan tidur lagi sehabis jama’ah di masjid dan membuat khwariz telat untuk kesekiaan kali nya.
sesampainya di depan gang rumah nya,dengan mata yang membidik setiap mini bus yang berlalu lalang di hadapan nya itu, khwariz merapikan dasi biru dongker yang sebenar nya baik-baik saja dan rapih. Dan beberapa menit kemudian kedua bola mata nya berhenti di mini bus berwarna kuning keemasan. Lalu dengan cekatan ia memberhentikan bus itu dan bergegas naik. Suasana di mini bus sangat pengap,Khwarizmi lebih memilih berdiri di depan pintu mini bus non AC itu,remaja itu terlihat tampan ketika rambut nya terhembus angin yang terlahir karena mini bus yang melesat kencang. Dan tak lama kemudian mini bus berhenti di gerbang tinggi bercat hitam itu.
khwariz menelan ludah dengan payah. Tangan kanan ia mainkan dengan cara memasukan dan mengeluarkan nya dari saku celana panjang nya.kelopak mata yang terlihat seperti orang terkejut ketika melihat satpam yang membelakangi nya itu. Dagu Khwarizmi mengeras,,mau tidak mau khwariz harus masuk kedalam sana dan belajar bersama teman-teman nya. selangkah demi langkah khwariz mendekati gerbang tinggi itu dengan pasti. Namun belum sempurna langkah nya untuk masuk ke dalam gerbang itu Khwariz memberhentikan langkah nya. Ada suara yang seperti nya memanggil dari satu arah.
“sst.. heh” (suara itu sedikit remang memanggil khwariz).
khwariz menoleh,ke kanan ke kiri tapi tidak ia temukan seorang pun yang memanggil nya
“woi,ane di belakang pohon” (suara itu terdengar lagi, tapi kali ini khwariz menemukan remaja yang sedang berdiri di belakang pohon).
khwariz menatap gerbang bercat hitam untuk kesekiaan kali nya untuk memastikan apakah satpam itu sudah melihat nya apa masih membelakangi nya. dan untung saja satpam itu masih lengah akan keberadaan Khwarizmi yang sebenarnya sedari tadi sedang gugup berdiri beberapa lagkah dari gebang sekolah.tanpa fikir panjang khwariz melangkah mendekati teman sebaya nya yang sepertinya nya nasib yang sama dengan khwariz yaitu “telat”.
“heh ngapain lo disini? Lo telat juga?”
(Tanya khwariz memulai perbincangan dan mengambil posisi di belakang pohon yang berbeda dengan teman sebaya nya itu).
“hmm iya, tapi ane takut masuk kedalam,emang ente berani?” (ujar remaja beralis tebal itu)
“ahahahah.. pasti lo baru pertama kali ya telat ? keliatan banget tampang takut nya” (ejek Khwarizmi sambil menepuk bahu teman yang baru ia kenal itu).
“by the way nama lo siapa? Koq kayak nya wajah lo asing sih?” (lanjut khwariz)
“owh iya nama gue muhammad daffa biasa nya sih di panggil daffa” (sambil menjulurkan tangan kanan nya ke arahh khwariz)
“ bersih gak nih?” (Tanya khwariz sambil menyipitkan mata nya yang tak sipit ke arah tangan daffa)
daffa yang melihat tingkah Khwarizmi mengerinyitkan dagu.
“kidding kali, serius banget” (bisik khwariz )
mereka berdua pun saling bertukar senyum,dan melupakan masalah mereka yang sebenar nya telat masuk sekolah.dan tanpa mereka sadari mereka sedang di perhatikan oleh seseorang.
“hai nak,itu siapa yang berdiri di belakang pohon” (seru seseorang yang memiliki suara yang lumayan berat)
khwariz dan fadlan saling melihat satu sama lain, tanpa fikir panjang mereka berdua mengambil seribu langkah alias berlari dan melangkah jauh dari tempat persembunyiaan nya yang sudah di ketahui oleh pemilik suara berat itu. Fadlan melihat seseorang yang memanggil mereka tadi dan tersenyum kecil lalu merangkul khwariz dengan cekatan. Khwariz berlari secepat mungkin yang ia bisa ,menjauhi gerbang tinggi bercat hitam itu sambil sesekali wajah nya menoleh kebelakang untuk memasitkan apakah sang pemilik suara Itu membuntuti nya atau tidak.
Senin, 06 April 2015
NASKAH KOLABORASI
JAZAKILLAH UMI
KARAKTER:
Qassam el-kasyf:kakak Mariah, mempunyai kepribadiian
dingin kepada siapapun kecuali umi nya, namun tidak cuek.menyayangi sosok
umi.,tinggi 170 cm,kulit sawo matang (hitam manis),motto hidup slalu ingin
menjadi lebih baik.
Mariah qibtiyah
el-zahrani: adik qassam satu-satu nya, mempunyai kepribadian manja tetapi disiplin.
Umi salamah: umi dari qassam dan Mariah,mempunyai
kepribadiaan lembut dan open merawat kedua anak nya itu,umi salamah ingin
menjadikan kedua anak nya itu,musli dan muslimah sejati yang merasuk ke ruh-ruh
mereka.dan seorang dossen agama islam di salah satu insitut.
Hamzah:sahabat umar di sekolah dan di suatu
forum,mempunyai bakat menghafal cepat.
Furqon:sahbat kedua umar selain hamzah,mempunyai bakat
melukis
Najma:sahbat maria ,empunyai kepribadian feminism,ia
fobia melihat ikhwan yang suka dgn dia.
Hilwa: sahabat kedua maria, mempunyai kepribadiaan
tomboy. Namun sangat peka dengan kata cinta,ia menyukai sosok kakak maria yaitu
qassam.
SINOPSIS:
Di ceritakan sebuah keluarga sakinah di sebuah
kota,mereka adalah keluarga muslim, di dalam nya terdapat ibu,ayah, dan 2 orang
anak yaitu,qassam dan maria.umi salamah ibu dari qassam dan maria adalah seorang
dosen yang sering pulang sangat larut,karena suami nya di tugaskan di suatu
daerah terpencil ,suami nya adalah seorang tentara angkatan darat.suatu hari
maria berniat.memberi nilai ulangan matematika tetapi sang umi tidak terlalu
menanggapi,maria kesal dan menganggap umi nya tidak memperhatikan nya.
Qassam mendengar celotehan adik nya di kamar
mandi,seakan-akan menyindir sang umi ikut kesal,tetapi bukan dengan sang umi
melainkan sang adik,qassam yang bijaksana pun mencoba menegur sang adik secara
baik-baik. Namun sang adik selalu mengelak.
Qassam selalu mencari cara agar, adik nya maria bisa
mewajarkan sang umi.dan tidak usai
akhirnya qassam berbicara kepada umi,. Mendengarkan cerita qassam,umi pun
menjatuhkan air mata.dan umi mencoba menjelaskan kepada maria.yaa… benar saja
mendengar nasihat umi maria merasa tenang lalu meminta maaf kepada umi karna
kelakuan nya tersebut.
SKENARIO:
(FADE IN)
1.INT.KAMAR MARIA.PAGI
CASH:MARIA
Maria
(Jam beker menunjukkan pukul,03.30 lalu berbunyi di
meja maria dan maria bangun)
“hoammm,jam 4 I must be better”
2.INT.KAMAR MANDI.PAGI
CASH:MARIA
Maria
(berwudhu lalu melihat cermin)
“apa yang harus berbeda hari ini
maria,?kamu harus lebih baik dari hari kemarin”
3.INT.DEPAN KAMAR QASSAM.
CASH:MARIA,QASSAM
Maria
“ka qassam,udah bangun belum?? Shalat
tahajjud bareng yuk,maria iseng shalat sendiri.
Qassam
“huh dasar manja ,,iya buka aja pintu
nya mar,kakak udah bangun koq,mau siap-siap tahajjud”
4.INT.RUANG MAKAN
CASH:UMI,MARIA,QASSAM
Maria
“umi nila
maria tidak mengecewakan loh,mau lihat tidak??
Umi
(sambil
menelfon)
“iya
sayanq,sebntar ya,umi sedang menelfon ketua campus”
Maria
(menggerutu
lalu,meremas kertas matematika nya)
Maria
“umi nilai
maria gk jadi bagus deh,umi gimana sih cara nya biar maria suka matematika?
Umi
(masih
menelfon)
“coba
tanyakan sama ka qassam,kan ka qassam suka matematika ,udah dulu yak nak umi
berangkat dulu”
Qassam
“iya
mar,umi lagi sibuk, nanti mas ajarin.,umi jazzakillah ya udah buat ini semua
buat qassam,andai qassam bias masak,,pasti qassam yang buatin ini buat umi.
Umi
“iya
sayang,sama-sama selagi umi sempat pasti umi lakuin buat kalian.”
Maria
(menangis,
lalu meninggal kan tempat)
“mom love
me? So immposible”
5.INT.DI
DEPAN PINTU KAMAR MANDI
CASE:MARIA,QASSAM
Qassam
(melewati
kamar mandi lalu diam karna mendengar celotehan maria”
“maria
muslimah shalihah,jangan nyanyi di kamar mandi nanti setan nya ikutan mandi lo”
Maria
“so
immposible….impmmposible…..immposible..immposible.”
Qassam
“kamu
tida tau bagaimana perjuangan umi mar”
6.INT.KAMAR
MARIA
CASH:MARIA
Maria
(sambil
membuka laptop nya)
“to
be your girl friend’s so immposible
(lalu
menutup laptop nya)
7.EXT.DI
DEPAN RUMAH
CASH:QASSAM,
MARIA
Maria
“kak,kakak
mau kemana?aku boleh numpang tidak ?? sampai UI”
Qassam
“kan,kakak
pakai sepeda balap mar,”kalau mau di bonceng kamu nya berdiri”
Maria
“owh,iyaya..gk
jadi deh,capek kali maria berdiri terus”
Qassam
“tersnyum”
8.EXT.DI
DANAU UI
CASH:MARIA,NAJMA,HILWA
Maria
(berjalan ke
arah danau ui lau melihat hand phone)
Pesan 1
dari: najwa
(“mar,ane
tunggu di danau ye,udah sampai mana)
Balasan
pesan dari:maria
(“ok, ane
sudah nyampai koq”)
Maria
(menyapu
semua pandangan disekitar danau)
“mana tuh
anak ya?”
Najwa
(berteriak)
“mariaaaaa…. Ane di sini…”
Maria
(mengampiri najwa)
“nunggu lama ya naj? maaf ya..”
Najwa
“Gk,koq ane juga baru aja datang”gmana kabar ente?mar?
Maria
“Alhamdulillah baik,yaa tp ada masalah sedikit lah di rumah” kabar ente
sndiri?”
Najwa
“Alhamdulillah kabar ane jug
baik,eh,tapi ada masalah apa? Ente bertengkar sama ka qassam?”
Maria
“enggak bukan itu,ane bête aja sama
umi,umi cuek banget sama aku sama ka qassam,ngeerasa kurang perhtiaan aja..
pkok nya sebel ama umi.
Najwa
“masyaallah,mar.kan umi ente dosen
tau sendiri gimana tanggung jawab nya,lagian juga kan abi ente dinas dan jarang
pulang.
Maria
“iya tp gak
enak rasa nya naj”
Najwa
(memberikan
komik terbaru nya)
“nihh..ane
punya komik.. baca dech.. biar ngilangin galau ente maria”
Maria
(ah ente
mah selalu,ngeledek ane udah tau ane gak suka ngerti baca komik.)
Hilwa
“Berdiri di
belakang,maria dan najwa lalu mengambil buku”
“hehe buat
ane nih?”
Maria dan
najwa
“hilwa….hahahahahaha..”
9.INT.RUANG
TAMU
CASH:QASSAM,MARIA
Qassam
(membuka
pintu)
“huh,,murabbi
gk datang,banyak PR,masalah ama adik huaaahh… melelahkan”
10.INT.KAMAR
QASSAM
CASH:QASSAM
Qassam
(membuka
leptop nya dan melihat gambar)
“kapan,aku
menjadi ikhwan, oh iyaa maria..”
11.INT.KAMAR
MARIA
CASH:MARIA,QASSAM
Maria
(masukk
kedalam kamar lalu membuka,laptop)
“huh..makasih
ya..udah bikin aku bahagia hari ini,2 sahabat yang suatu saat lagi tidak
menjadi temen seperjuangan.”
Qassam
(qassam
mengetuk pintu lalu masuk ke kamar maria)
“mar,udah
pulang?kakak boleh masuk gk?”
Maria
“udah kak,
baru aja… masuk aja..”
Qassam
(duduk di
kursi)
“lagi
ngapain mar?”
Maria
“lagi
liat-liat foto ka,tumben kepo urusan maria”
Qassam
(tersenyum)
“lah,biasa
nya ka qassam juga begitu maria nya aj gk peka sangking sibuk nya)
Maria
“allahhhhh…
ka qassam bahasa nya”
Qassam
“maria
masih kesel ama umi? Ya?”
Maria
(berhenti
memainkan laptop nya)
“kenapa
tiba-tiba nanyain itu sih ka?? Males ah maria denger nya.”
Qassam
“loh koq
maria sewot ama gitu ama kakak?
Maria
(maria
menangis)
“bukan nya
gitu ka,abis umi sering sibuk semenjak jadi dosen, aku jadi gak ke urus”
Qassam
“masyaallah
mar,kamu kan udah gede,lagian umi kya gitu demi kita abi juga dinnas di
pedalaman jarang kirim uang mar, coba ngertiin umi,umi itu sayang kita coba
kamu fikirin lagi.”
Maria
(maria
membanting menutup laptop nya lalu keluar kamar)
“seterah ka
qassam,the important mom love me, is immposible”
Qassam
“maria…maria..
dengerin ka qassam dulu heh… maria! Hei”
Maria
“maria mau
shalat dhuha dulu,ngnomong nya nanti aja ka qassam udah shalat dhuha belum?”
12.INT.RUANG
SHALAT
CASH:MARIA,QASSAM
Maria V.O
(melakukan
shalat dhuha 2 raka’at)
“ALLAH,trimakasih
untuk hari ini,aku senang karena engkau telah memberikan 2 sahabat yang sudah
memberikan ku senyum hari ini.”
Qassam V.O
(melakukan
shalat dhuha 2 rakaaat)
“ALLAH,mudahkanlah
hamba mu menjadi ikhwan pilihan mu,amiin.”
Maria
(menompang
dagu dan melihat kearah kakak nya qassam)
“maaf,ya ka
qassam soal tadi maria khilaf,lanjutin tadi ka qassam mau ngomonk apa?”
Qassam
(menoleh
kebelakang dan kembali menghadap kiblat)
“iya
gakpapa maria,ada yang mau ka qassam certain deh sama maria”
“Maria tau
gak..kalau setiap pagi ka qassam selalu ngedenger umi masak setiap jam 2,dan pasti
kamu berfikir yang setiap pagi di meja makan itu beli kan?salah besar mar, umi setiap pagi jam 2 itu sebenarnya
.masakin semua apa yang kita suka,biar kita gak jajan di luar.”
(flash
back)
(umi sedang
memasak dan memotong. Untuk sarapan)
“Trus maria
tau tidak,kenapa 2 minggu lalu umi ngelamar kerja di suatu insitut agama islam?
Itu karna umi dapet kabar ,abi gk bisa ngasih passokan uang selama setahun
karna abi ke jebak di poso,umi sering di tolak dimana-mana,awal nya ka qassam
aja yang mau nyari kerja tapi kata umi.biarin aja umi jadi single parent untuk
sementara waktu,biarin maria sama qassam yang bantu do’a dan jangan pernah
ngecewain umi.
(flash
back)
(umi pulang
larut malam dan ketiduran di sofa)
“tanpa kamu
sadari coba kamu liat cucian kamu di belakang pasti gk ada,sudah bersih semua
umi tidak manja seperti kamu yang selalu mengeluh,setiap jam 11 ka qassam
nungguin umi pulang..umi pulang selalu langsug ke kamar kamu ,ka qassam
ngintipin umi tanpa umi ketahui.,umi pasti selalu mencium kening kamu,dan umi
bergumam “maafin umi maria,umi jadi jarang ngurus kamu” dan seketika itu juga
umi mengambil cucian kotor kamu..dan langsung mencuci nya..,jadi setiap hari
umi Cumatidur 1 setengah jam.
(flash
back)
(umi masuk
kamar maria dan mengambil cucian kotor maria)
Maria
(maria
menutup mata dengan mukenah putih nya lalu menangis sesenggukan)
“berarti
maria salah menilai umi..afwan umi.. maria ngecewain umi”
Qassam
“tuh
seperti nya umi pulang pagi hari ini karna hari libur cob asana maria
lihat..udah hapus air mata nya jangan sampai umi tau kalau maria nangis”
CASH.UMI,QASSAM,MARIA,TEMEN UMI
,DAFIQ,TEMAN UMI,QORI
Umi
(membuka
pintu depan)
“assalamu’alaikum
nak, umi pulang..shalih..shalihah,qassam.maria turun nak nih ada temen-temen
liqo umi mau buka bersama”ayo mi masuk.
Qassam dan
maria
(berjalankearah
ruang tamu bersamaan lalu bersalaman)
“iya umi
wa’alaikumsalam”
Umi
“ini
temen-temen umi qassam maria.,pada mau buka puasa bersama,sambil tunggu buka
nih ngobrol ama anak-anak nya,qassam ini ka dafiq lulusan kairo coba
Tanya-tanya kata nya kamu mau nerusin kuliah di sana.. dan maria ini kak qori
guru private mtk kan kemarin kamu Tanya sama umi gmana cara nya suka mtk,nih
umi private ama ka qori, kebetulan temen umi..
Maria
(berbisik
kearah telinga umi)
“umi,maria
kira umi lupa sama maria ternyata umi malah usahaiin yang terbaik buat maria
tapi maria nya gak berkhusnuzon sama umi, jazzakillah umi”
(DEEP TO BLACK)
“GAK SELAMA
NYA YANG KITA NILAI BURUK AKAN BERUJUNG BURUK”
(FADE OUT)
SALAM_INSPIRATION
SCRIPT video clip (maher zain) (durasi
4.59 minutes)
~> IDE CERITA :
MASA REMAJA RENTAN UNTUK LEPASCDARI TUNTUNAN TUHAN
~> CERITA DASAR :
MASA REMAJA RENTAN UNTUK LEPASCDARI TUNTUNAN TUHAN
~> CERITA DASAR :
SEORANG 5 SAHABAT LAKI-LAKI BERNAMA
ALIF,HAMZAH,UMAR,KASYF,DAN DAFIQ AKAN MENGAKKHIRI MASA SMP DAN CEPAT
ATAU LAMBAT MEREKA AKAN MEMULAI MASA DIMANA KEEGOISAAN MEREKA AKAN MENINGKAT DARI
SEBELUM NYA. DI MULAI DARI MEREKA PERSIAPAM UN (BELAJAR). MASA UN ,LALU
PERPISAHAN DENGAN TEMAN-TEMAN MEREKA SETELAH ITU MEREKA BERLIMA BERENCANA UNTUK
MASUK SMA BERSAMA DI SEKOAH YANG BBERSAMAAN JUA.
SETELAH BERSAMA SELAMA 2 BULAN DI SMA . 3 DARI 5 SAHABAT
ITU(ALIF,HAMZAH,UMAR) MULAI TELIHAT LUNTUR AKAN IMAN NYA DAN MULAI TERLIAT
KEEGOSAAN MEREKA . MEREKA BER3 MERASA MASA SMA ADALAH MASA YANG INDAH “MAKA NIKMATILAH” MEREKA MENGAJAK UNTUK BOLOS ,MENONTON FLM
YANG SEHARUS NYA TIDAK DI TONTON ,MEROKOK.
TAPI 2 SAHABAT YANG LAIN(KASYF,DAFIQ) SELALU MENGAJAK NAMUN APA DAYA ? MEREKA
TIDAK DAPAT MENGALAHAN KEEGOISAAN 3 TEMAN NYA NAMUN PENDIRIAAN- PENDIRIAAN
MEREKA BERDUA TETAP KOKOH UNTUK TIDAK
MASUK DI JALUR KENAKALAN.
SHOOTLIST
Video
|
Audio
|
Keterangan
|
|||
1. 4 orang ikhwan sedang membuat halaqah Qur’an
2. Alif datang bergabung ke halaqah dan menunjukan modul UN
3. 4 orang yang sedang membaca Al Quran jadi pusing mengingat ujian karna
melihat Modul Alif
4. (view hours later)
mereka semua menyebar perorangan untuk belajar UN
5. (2 days later)
mereka semua masih fokus belajar namun di tempat yang berbeda.
6. Di koridor kelas, mereka ber-5 membentuk lingkaran dan berdoa bersama
sebelum UN
7. Selama 4 hari mereka mengerjakan Ujian dengan Semangat.
8. Mereka ber-5 berkumpul bersama untuk membuka surat
kelulusan bersama-sama
9. (Tomorrow)
Dafiq membagikan Brosur SMA
10. Mereka masuk ke Sekolah baru
bersama-sama.
11. Dikantin sambil makan bersama, mereka
memamerkan seragam masing sambil berpose
12. (2 mounth later)
Dafiq berjalan dari Gerbang sekolah dan bertemu Alif yang mencoba mengajaknya bolos bersama, namun Dafiq menolaknya |
|||||
13. Dafiq duduk bersama Kasyf lalu
Kasyf menunjuk ke kolong meja Hamzah yang terdapat rokok
14. Dafiq geleng-geleng kepala dan
memberitahu Kasyf juga prihal Alif
15. (Flash Back)
Alif mengajak Dafiq bolos
16. Kasyf meletakan wajah di atas meja
sambil memukul meja dengan tangan yang lain
17. Pelajaran sudah di mulai, tapi
kursi Alif masih kosong
18. (Tomorrow)
mereka ber-5 berkumpul di depan gerbang sekolah
19. Umar Asyik memainkan HP dan menunjukan sebuah film porno kepada Alif
& Hamzah dan mereka ber-3 pun berkumpul menonton dengan Asyiknya
20. Dafiq dan Kasyf penasaran dan
menghampiri mereka ber-3 kamudian mereka ber-2 kaget, saling bertatapan&
mengucap Istigfar.
21. Dafiq dan Kasyf tak tahan dan pamit pergi duluan
22. Dafiq dan Kasyf masuk masuk
masjid, berwhudu, sholat Dhuha dan merenung
23. (Flashback)
belajar UN bersama, Alif mengajak Dafiq bolos, Dafiq melihat Rokok di kolong meja Hamzah dan ketika Hamzah, Alif dan Umar nonton porno bersama
#SALAM_INSPIRATION
|
|||||
Langganan:
Komentar (Atom)